Independen.Net

Portal Berita Independen

Articles by "Apa dan Bagaimana"

Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land
Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land


Apple telah resmi memilih BSD City di Tangerang Selatan, Banten, untuk jadi landmark pertamanya di Indonesia dalam rangka memenuhi kewajiban aturan konten lokal.

Raksasa teknologi asal Cupertino, California, Amerika Serikat, itu terpaksa untuk tunduk pada aturan yang bernama Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk 4G sejak berlakunya kebijakan itu per 1 Januari 2017.

Dengan adanya aturan itu, maka Apple akan kesulitan untuk memasarkan iPhone dan iPad terbarunya. Agar urusan bisnisnya bisa terselamatkan, maka Apple pun mau tak mau harus memutar otak agar bisa comply dengan kewajiban 30% untuk konten lokal agar bisa tetap berjualan.

Karena tak mungkin bisa memenuhi nilai konten lokal yang sedemikian besarnya, apalagi untuk urusan hardware semisal dengan membangun pabrik, maka dipilihlah alternatif lainnya, yakni dengan mendirikan pusat riset.

"Kebetulan Apple lagi mau bikin R&D center supaya mereka bisa comply dengan TKDN. Mereka cari tempat, perfect place yang sesuai dengan company profile mereka, dan tempat kita cocok," ungkap Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land di BSD Green Office Park.

Untuk membangun pusat riset yang diberi nama Apple Innovation Center itu, perusahaan yang didirikan Steve Jobs dan Steve Wozniak ini akan menyiapkan investasi USD 44 juta atau sekitar Rp 585 miliar.

Lalu, apa alasan Apple sampai akhirnya memilih BSD City sebagai mitranya untuk pembangunan pusat? Michael pun mengisahkan prosesnya, mulai dari pertemuan pertama mereka setahun yang lalu, hingga proses finalisasinya selama 6-8 bulan terakhir.

Diceritakan olehnya, Apple tertarik dengan project Green Office Park dan Digital Hub yang sedang dikerjakan oleh Sinar Mas Land di BSD City. Apple pun akhirnya kepincut karena merasa punya kesamaan visi. Apalagi, di kawasan itu, juga ada multinational company seperti Unilever yang punya kebutuhan tinggi.

"Dengan Apple, kita sama bahasanya. We are creating new content and new opportunities for the people. Kita punya karakteristik, cocok dengan mereka (Apple). Tapi alasannya, sama dengan kenapa Unilever datang ke sini," jelas putra dari Muktar Widjaja ini.

Dalam project Green Office Park dan Digital Hub itu, Michael punya impian untuk membangun kota dan perkantoran yang hijau, dengan begitu banyak lahan terbuka untuk aktivitas luar ruang, serta pembentukan komunitas untuk memperkuat SDM-SDM yang pada akhirnya dibutuhkan oleh Apple.

"Principal-principal itu melihat pandangan yang sama dengan kita. Having principal like Unilever, lalu datanglah Apple. Negosiasi sama mereka nggak gampang. Unilever saja kita tunggu 6 tahun, dari saya belum kawin sampai punya anak. Gila nggak? Untungnya, proses dengan Apple kebetulan cepat. Cuma 6-8 bulan," pungkasnya. <ind>

nasi goreng ilustrasi
Nasi goreng (ilustrasi)

Karbohidrat sederhana, seperti yang terdapat pada nasi, roti putih, atau mi, merupakan sumber energi bagi tubuh. Tetapi, asupan karbohidrat yang tinggi berpengaruh negatif pada kesehatan.

Karbohidrat memang kita perlukan, tetapi asupannya harus dibatasi. Para pakar menetapkan konsumsi karbohidrat yang dianjurkan adalah 45-65 persen energi total perhari. Itu sudah termasuk nasi atau makanan pokok, roti, mi, kue, dan sebagainya.

Sebagian orang mulai melirik diet karbo untuk menurunkan berat badan. Padahal, ada banyak manfaat positif yang bisa kita raih jika kita meghindari karbohidrat sederhana seperti nasi, kue tart, dan panganan manis lainnya.

- Pembakaran lemak
Mengurangi asupan karbohidrat padat energi berarti kita menekan jumlah kalori yang dikonsumsi sehari-hari. Hal ini akan membuat tubuh membakar lemak yang disimpan sebagai sumber energi.

Untuk mempercepat pembakaran lemak, berolahragalah sebelum sarapan. Tubuh akan membakar lemak cadangan energi dan bukan makanan yang kita asup.

- Tidak mudah lapar
Bukan kalori yang membuat kita merasa kenyang, tapi nutrisi seperti serat, protein, dan lemak sehat. Bila kita mengonsumsi karbohidrat sederhana, sebanyak apa pun kita makan, tubuh akan tetap mencari makanan lain yang mengandung nutrisi. Akibatnya kita pun lebih cepat lapar.

- Perut lebih cepat rata
Satu hal yang menonjol setelah kita mengganti karbohidrat sederhana dengan yang kaya serat adalah perut lebih cepat rata. Penejelannya adalah, kekurangan serat membuat koloni bakteri tidak sehat di usus lebih banyak. Hal ini menyebabkan perut menjadi kembung dan lebih besar dari yang sebenarnya.

- Menekan risiko penyakit
Karbohidrat sederhana terdiri dari gula. Kelebihan konsumsi bahan pangan ini membuat hormon insulin yang dihasilkan pankreas lebih banyak. Lama kelamaan akan memicu resistensi insulin yang menyebabkan penyakit diabetes.

Konsumsi serat atau karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, gandum utuh, oat, atau kue tradisional yang sulit dikunyah, dapat mencegah gula darah naik dengan cepat yang akan membuat tubuh mengeluarkan insulin.

Kadar gula darah yang normal dan stabil akan membuat produksi insulin yang dihasilkan juga konsisten sehingga resistensi insulin bisa dicegah.

- Otot semakin kuat
Bila Anda ingin membangun otot, mengurangi makanan mengandung karbohidrat sederhana adalah keharusan. Bahan pangan karbohidrat pada umumnya tidak mengandung protein yang merupakan pembentuk otot.

- Lebih berenergi
Memang tidak semua karbohidrat buruk, tetapi jika kita memilih karbohidrat kompleks, energi tubuh menjadi lebih stabil sehingga kita pun tak cepat merasa lelah dan mengantuk. <>

Alfito Deannova Ginting Moderator ke-3 Debat Cagub Pilkada DKI
Alfito Deannova Ginting Moderator ke-3 Debat Cagub Pilkada DKI

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta telah menetapkan Alfito Deannova Ginting sebagai moderator debat resmi ketiga Pilkada DKI, Jumat 10 Februari 2017. Siapakah Alfito Deannova Ginting?

Simak Alfito Deannova Ginting bertutur tentang dirinya sendiri.

Sekilas, jika orang mendengar namaku banyak yang bertanya darimana asalku. Papaku, Muhammad Nurdjaya Gintings berasal dari Medan, dan Mama, Purwandhani dari Madiun. Aku lahir di Jakarta, 17 September 1976. Papa memberi nama Alfito, karena Papa keranjingan aktor Al Pacino. Lalu, di tahun 1976, kebetulan sedang ramai film mafia, dan salah satu tokohnya bernama Vito Corleone. Berhubung aku lahir mendekati Idul Fitri namaku menjadi Alfito (hidup). Papa juga menggemari James Dean, aktor film. Ditambahkanlah nama Dean (cerdas, pintar) dan Nova (bintang). Jadi, harapannya aku menjadi bintang yang cerdas dan pintar.

Aku anak kedua dari 4 bersaudara. Kakakku, Almaycano Gintings, adikku Al Reyno De Carba Gintings, dan Nuzlya Ramadhani Gintings, satu-satunya perempuan. Saat melihat foto kecilku, sampai usia tertentu aku terlihat masih ceria. Namun aku mengalami perubahan saat kelas 5, aku sendiri enggak tahu kenapa. Saat aku kelas 3 SD, Papa keluar dari pekerjaannya di sebuah perusahaan karena perbedaan paham. Sejak itulah kondisi kehidupan kami jadi enggak bagus. Papa tetap bekerja meski serabutan.

Mungkin karena itulah aku jadi serius menanggapi hidup, karakterku berubah menjadi orang yang enggak terlalu suka bicara dengan orang lain kalau enggak perlu. Karakterku menjadi lebih banyak berpikir, ngobrol sendiri, baca buku, dan menulis. Ada kecenderungan aku enggak pede, minder, lebih tertutup. Aku tidak pernah main dengan komunitas tertentu atau punya geng seperti layaknya anak-anak sekolah.

Kendala lain, kami suka berpindah-pindah rumah, yang membuatku lelah beradaptasi. Mulai dari Jalan Pemuda, Cipinang, Pancoran, lalu pindah ke Medan sampai 4 kali di rumah berbeda. Depok pindah dua kali, Parung, balik lagi ke Medan, dan Kranggan. Waduh, bisa 15 kali pindah rumah.

Sejak kelas 4 SD, aku senang politik. Ketika anak-anak kecil lain lebih menyukai membaca komik Tintin, aku malah minta dibelikan ayah buku G 30S/PKI. Kalau mendengar cerita dari kakek yang seorang mantan Cakrabirawa, aku selalu tertarik. Makanya aku bercita-cita ingin menjadi tentara, karena melihat kegagahan kakek. Tapi karena pakai kacamata sejak kelas 2 SMP impian itu terpaksa aku kubur. Tapi, sampai sekarang pun masih ada keinginan jadi tentara.

Penurut & Tertib

Papa banyak memberikan inspirasi bagiku. Yang sebelumnya tidak pernah dipikirkan orang sudah dia pikirkan lebih dulu. Papa juga punya kemampuan memotivasi yang bagus. Misalnya, ketika aku lelah bekerja. Kerjaku bagus tapi enggak ada yang memperhatikan atau peduli. Padahal jika dibandingkan dengan orang lain, kerjaku lebih banyak. Lalu Papa tanya, "Kamu kerja buat orang atau diri sendiri. Hakikatnya, kerja itu buat sendiri, lalu yang dicari apa, harta? Bukan, tapi kepuasan. Ada sesuatu yang tidak bisa dibayar dengan apapun. Kerja keras kalau hasilnya bagus yang menikmati diri sendiri. Puas dalam arti bisa melakukan sesuatu yang orang lain belum tentu bisa. Jadi, ikhlaskan saja jika tidak ada orang yang menilai. Atau orang tidak peduli dengan prestasi kamu. Biarkan saja masih ada Tuhan yang memberikan." Mendengar itu, hatiku tenang. Aku kembali semangat kerja dan bisa melewati semuanya.

Sementara sosok Mama penuh kasih sayang. Aku memang lebih dekat ke Mama karena seharian beliau mengurus kami. Mama mengajarkan bagaimana menghargai orang, siapapun aku sekarang. "Orang bisa seperti kamu mungkin karena dia mendapatkan jalan yang lebih baik. Selalu menghormati orangtua dan jangan bohong," bagitu nasihat Mama.

Bisa dibilang aku adalah gambaran anak yang tidak nakal, mungkin paling penurut. Pulang sekolah langsung ke rumah. Di antara bersaudara, aku paling pendiam. Adikku malah paling gampang berkenalan dengan orang. Hidupku cenderung tertib. Dalam benakku selalu tergambar semua harus tertata dengan baik. Misalnya, waktu kerja dapat uang sendiri, sudah terpikir bagaimana membaginya. Pokoknya enggak boleh dipakai buat hal-hal lain. Mau beli sesuatu harus dipikirkan dapatnya darimana. Begitu juga menjalani hidup harus pakai target dan tertib. Ada rencana tahun depan mau jadi apa, lima tahun ke depan melakukan apa.

Diplomat & Manajer

Jika bicara soal pelajaran, saat SMP aku selalu masuk ranking antara 1-3, begitu juga awal SMA masih bagus. Tapi saat kelas 2 dan 3 aku kehilangan motivasi karena tidak menyukai jurusan yang aku pilih sendiri. Di sekolahku, SMA 1 Bogor, ada 1 kelas Sosial, 5 kelas Fisika, dan 2 kelas Biologi. Kupikir, kalau mau jadi warganegara kelas satu, harus masuk Fisika. Selama menjalaninya aku tidak pernah merasa suka, meskipun tidak ada yang memaksaku.

Karena enggak suka dengan mata pelajaran itu, aku melarikan diri ikut organisasi sekolah seperti pramuka, paskibraka, majelis pertimbangan siswa. Aku enggak begitu suka masuk OSIS karena terlalu banyak nuansa hedonisme.

Saat Ebtanas aku mulai termotivasi lagi karena targetku masuk UMPTN. Aku sengaja kos di Bogor karena mau konsentrasi belajar. Pasalnya, jika aku enggak suka pelajarannya lalu enggak lulus, aku enggak bisa jadi apa-apa. Akhirnya selama 3 bulan aku belajar Fisika, Matematika ternyata bisa enjoy. Satu-satunya pelajaran yang aku enggak bisa adalah Kimia. Heran juga, ya, kenapa, sih, harus ada pelajaran itu, apa perlunya menghitung rantai karbon. Nilai paling bagus PMP dapat 9.

Anehnya, saat UMPTN aku malah enggak ambil jurusan Fisika. Justru mendaftar ke IPS dengan modal menguasai bahasa Inggris dan Matematika. Aku memilih Fakultas Ekonomi UI karena ingin jadi manajer. Pilihan kedua, Hubungan Internasional karena ingin jadi diplomat.

Ketika akhirnya diterima di Ekonomi, aku ingin memilih jurusan manajemen. Tapi teman-teman bilang, buat apa ambil manajemen, karena pelajaran itu bisa diperoleh dengan membaca dan belajar sendiri. Aku disarankan mengambil akuntansi. Ternyata begitu masuk harus belajar angka, kok, enggak asyik, ya. Enggak ada sesuatu yang membuatku tertarik. Kerjanya menghitung terus. Aku tidak bisa mendengar cerita, intrik, atau strategi seperti dalam politik.

Jadi Penyiar

Selama kuliah banyak kendala finansial yang kurasakan. Sekali waktu ketika harus membayar uang kuliah, Papa hanya punya uang Rp 200 ribu. Kekurangannya Rp 300 ribu harus kucari sendiri. Aku enggak kerja, kakakku masih sekolah di Medan, mau pinjam ke saudara enggak enak. Lalu, aku memutar akal mencari bantuan pinjaman uang ke Pudek di kampus UI. Tentu saja aku dimarahi karena itu hari terakhir pembayaran, kalau tidak bayar aku enggak bisa ikut ujian. Akhirnya aku dapat pinjaman, tapi aku jadi berpikir enggak bisa terus-terusan begini.

Sampai ketika di tengah belajar sambil mendengarkan radio, kebetulan radio SK lagi buka lowongan. Mungkin kalau kerja di radio biasa enggak masalah ya, tapi ini, kan, radio SK, orang enggak akan percaya aku bisa kerja di sana. Radio SK yang harus ngelucu, banyol, sementara aku dikenal introvert, pendiam, kaku, susah bergaul, penyendiri. Karena ada motivasi kuat untuk bertahan hidup, jadi mau enggak mau harus melamar ke sana.

Aku masih ingat ketika pertama kali melamar kerja, aku berangkat jam 06.00 pagi naik kereta api yang penuh sesak. Dari Depok sampai Manggarai berdiri sambil menginjak nangka orang. Ha ha ha. Sampai di sana banyak sekali yang mendaftar, aku enggak yakin bisa diterima. Karena kalau mendengarkan suara sendiri di rekaman, suaraku aneh, janggal, kayak anak kecil tapi dewasa, enggak berwibawa seperti Sambas, penyiar TVRI.

Di luar dugaan, aku diterima Agustus 1996 dan siaran pertama September. Aku membawakan program SK Top Airplay, dimana aku harus nge-DJ. Jadi, tidak diarahkan jadi pelawak tapi DJ. Untungnya aku suka musik dan lumayan menguasai. Bisa ditebak, kan, aku yang enggak main keluar dan betah di rumah, satu-satunya hiburan, ya, radio. Makanya aku paham lagu-lagu hits.

Mulailah aku membagi gajiku yang Rp 280 ribu untuk berbagai kebutuhan. Nah, setiap siaran aku dibayar Rp 5.500 per jam, bagiku itu sebuah kesempatan, jika ada jam kosong aku yang menggantikan. Aku bagi untuk ongkos, makan, kos, tabungan buat nyicil uang kuliah, malah masih bisa nabung tiap bulan Rp 100 ribu. Kalau masih ada sisa aku kasih ke Mama. Dengan uang sejumlah itu, aku enggak bisa dugem atau gaul. Untungnya aku juga enggak suka hal-hal seperti itu. Paling nonton film, dengar musik, baca buku, sudah cukup bagiku. Kalau sudah ada tiga hal itu, bisa seharian di kamar kos.

Jeleknya, perlahan-lahan kuliah mulai kuabaikan. Apalagi aku, kan, enggak suka mata kuliahnya. Meski kampusku di Depok, aku malah kos di Kebon Jeruk, kantor Radio SK, karena harus mendekatkan ke sumber uang. Kalau ambil siaran pagi jam 06.00-09.00, berarti aku enggak ikut mata kuliah pertama. Alhasil IP ku jeblok.

Kelak aku memutuskan mengambil S2, paling enggak ingin menunjukkan ke diriku bahwa aku enggak bodoh, cuma enggak suka pelajarannya saja. Buktinya waktu S2, IP ku 3,695.
Setelah Radio SK resmi ditutup tahun 1996, aku pun ikut berhenti. Akhirnya aku lulus kuliah dan diterima bekerja di salah satu kantor akuntan besar. Betul saja, begitu aku jalani, kayaknya ini bukan duniaku. Memang, sih, apa yang dipelajari di kampus diaplikasikan, tapi, kok, yang aku lihat sekelilingnya tembok. Masing-masing konsentrasi bekerja, menghitung kertas kerja yang didorong pakai troli.

Berangkat pagi pulang malam, lalu aku dapat apa ya? Okelah dapat gaji tapi apakah membuatku bahagia. Akhirnya aku memutuskan enggak meneruskan kerja, cukup dua hari saja. Bahkan aku tidak lapor dan izin, aku tinggalkan begitu saja. Aku sadar keputusan tadi membuatku susah mencari kerja di kantor akuntan lain karena tidak ada komitmen. Ya sudahlah, aku juga tidak tertarik meneruskan bidang ini.

Karena ada latar belakang pernah kerja di radio, aku melamar ke teve. Metro TV dan SCTV yang memanggil. Berhubung SCTV yang duluan menawarkan, aku bekerja di sana. Karena kecintaanku pada keluarga sangat besar, terutama adik-adikku, aku merasa terpanggil membantu mereka. Terkadang hal itu jadi membebani hidupku. Aku jadi terlalu banyak mikir.

Apalagi ketika adikku diterima di Universitas Negeri Jakarta, berarti aku harus kerja dimana saja. Aku enggak mau nasibnya sepertiku lagi. Gaji itu aku bagi-bagi untuk bayar kos Rp 150 ribu berdua dengan adik, nabung uang kuliah adik Rp 300 ribu, dan uang saku. Aku enggak mengharapkan Papa dan Mama yang waktu itu tinggal di Medan. Karena mereka sudah memikirkan kakakku yang kuliah di Universitas Sumatera Utara. Biarlah di Jakarta aku memikirkan adikku. Untungnya aku masih bisa menabung.

Aku bilang ke adik, uang saku yang aku berikan enggak cukup. Pokoknya, pintar-pintarnya dia mengelola. Belakangan aku baru tahu dari dia, uang saku itu dibagi buat ongkos naik kereta dari Depok ke UNJ dan makan. Biar bisa bertahan, dia membeli nasi yang banyak, lauknya ikan. Lalu, nasi dan ikan dibagi dua. Satu bagian buat makan siang, sisanya buat makan malam. Kalau sekarang kami bertemu dan ngobrol, kami hanya bisa tertawa mengingat peristiwa itu.

Adikku yang bungsu pun menyusul kuliah di Jakarta, diterima di Sastra UNJ. Lalu, aku bilang ke ibu kos tempatku karena kos khusus laki-laki. Aku terus terang belum mampu beli rumah, kalau boleh kos di sebelah kamarku agar bisa dikontrol. Ternyata diizinkan, akhirnya kami kos bertiga. Syukur, sekarang semua adik-adik sudah bekerja.

Karier Naik
Saat masuk kerja di SCTV tahun 2000, aku langsung ditempatkan di desk kriminal. Bagi wartawan, tempat ini paling bagus karena berpikirnya jadi kronologis dan lengkap. Lalu, pindah ke budaya, lalu politik. Tapi aku enggak pernah di ekonomi. Untunglah, karena aku kurang tertarik.

Aku senang karena sudah bekerja di kantor, kemana-mana ada yang nganterin pakai mobil, pokoknya enggak ada masalah. Kalaupun ada dukanya, karena hidup jadi tidak normal, Sabtu Minggu enggak libur, malah liburnya hari biasa. Kalau pekerjaan belum selesai, ya enggak bisa pulang. Tapi karena aku ikhlas menjalaninya, aku menjadi profesional yang dibentuk oleh kondisi.

Siaran pertama buat presenter pemula adalah Liputan 6 Pagi jam 05.30 WIB-06.30 WIB, jadi enggak boleh langsung siaran siang atau petang. Selama 4 tahun aku siaran pagi, berlanjut ke siaran siang. Setahun kemudian dapat siaran petang, itulah puncak karier di SCTV. Artinya, jika seseorang sudah dipercaya untuk membawakan siaran petang, berarti orang tersebut sudah teruji.

Pindah Kerja
Di tempat baruku, bekerja bersama Karni Ilyas yang senior menjadi nilai tambah lain. Aku pindah bersama beberapa teman lain. Kami bangun pelan-pelan tvOne, membenahi yang tadinya tidak news oriented jadi teve berita.

Sekarang, aku menjabat sebagai Manager News Talkshow tvOne. Selain Kabar Sepekan, aku juga membawakan acara talkshow Debat dan Janji Wakil Rakyat. Bagiku acaranya menarik karena program ini lahan tidur yang punya potensi tapi belum banyak teve yang bisa mengeksploitasinya sehingga menjadi program unggulan. Acara Debat merupakan program genre baru talkshow yang melibatkan dua narasumber yang berseberangan dalam memandang sebuah masalah atau isu.

Bicara soal liputan yang menegangkan adalah saat bersama Ali Imron, terpidana kasus bom Bali. Aku meminta izin resmi untuk meliput dia dengan tujuan hendak menyosialisasikan dampak negatif teror. Jadi, aku harus cerita dari yang paling dasar, bagaimana dia termotivasi lalu tobat. Dikemas sedemikian rupa agar orang paham, caranya dengan melakukan dialog. Akhirnya aku jalan bersama Ali Imron, yang tentu saja dikawal.

Ini pengalaman paling mahal bagiku dan menegangkan. Karena harus berhati-hati dalam mengakomodir banyak pihak, jangan terlalu memojokkan apa yang dilakukan Ali Imron. Tapi kalau dua pihak bilang aku ngaco, berarti kerjaku sudah benar karena dua-duanya merasa terganggu. Yang paling sulit memuaskan kedua belah pihak. Jangan sampai yang satu merasa bersyukur dan pihak lain terbebani berarti aku enggak balance. Tapi kalau keduanya marah berarti sudah benar.

Ketika di tahun ke-7 aku bekerja di SCTV, aku mulai resah karena aku merasa sudah menguasai bidang ini. Takut pengetahuanku mentok di situ-situ saja, aku memutuskan mengambil S2 Komunikasi Politik di UI. Sibuk bekerja pun lantas membuatku enggak punya kesempatan membaca. Aku berpikir kalau mengajar berarti aku harus membaca dan mendalami materi kuliah. Akhirnya, aku melamar ke Universitas Paramadina dan Al Azhar sebagai dosen. Kalau di Universitas Pancasila aku ditawari mengajar. Aku mengajar Teori Komunikasi, kebanyakan Teve Production dalam konteks broadcast.

Memang beda ya dunia mengajar dan teve. Mengajar ketemu murid, langsung ada feedback. Sementara di teve seolah-olah kita bagus karena ukurannya rating, padahal ada unsur lain yang mendukung. Saat mengajar lebih "telanjang" karena enggak harus ber-make-up. Di teve sebagai fasilitator, sedangkan di kelas sebagi sumber, jadi enggak boleh asal omong.

Jodoh Sesama Jurnalis
Bicara soal keluarga, pertama kali aku bertemu istri, Rencany Indra Martani saat liputan sidang istimewa Gus Dur. Waktu itu dia bekerja di TPI. Begitu kenal langsung cocok, kami pun menikah. Sosok Cany, orangnya enggak terlalu banyak menuntut, memberikan ruang toleransi buatku. Dia tahu aku enggak macam-macam, makanya dia enggak menuntut macam-macam. Mau makan di kaki lima, ayo, enggak harus dibelikan barang mewah. Aku yang dulunya sering hidup sendiri, lalu dapat pendamping yang mau melayaniku, bagiku itu mahal banget. Apalagi sampai menyiapkan makan, obat kalau aku sakit, pakaian ketika berangkat kerja, bagiku luar biasa.

Aku berpacaran serius cuma dua kali, meski sejak SMP sudah kenal cewek. Ya, sebatas begitu saja, kalau pacaran hanya ngobrol. Begitu juga di SMA, enggak pernah ngajak nonton, karena ayahnya enggak membolehkan kami pacaran. Kalaupun ngajak nonton, mau pakai uang siapa? Hahaha. Saat di SK pernah pacaran tapi putus karena dia menjalin hubungan dengan orang lain. Nah, begitu ketemu Cany, pas. Namanya juga unik.

Tak hanya namanya, sosok Cany pun unik, karena dulunya dia mantan model. Bahkan dia menjadi salah satu finalis Elite Model. Dunia tersebut sangat bertolak belakang ketika Cany memilih menjadi jurnalis. Sekarang Cany sedang hamil 5 bulan, setelah memberikan dua putri yang cantik-cantik, Laqisya Phillianova Gintings (6) dan Lavere Fallenova Gintings (2). Dia memutuskan pindah kerja ke bidang keuangan karena dunia sebelumnya tidak ideal buat ibu rumah tangga. Aku bilang sebenarnya mau berhenti juga enggak apa-apa. Tapi kalau bisa jangan, karena kalau berhenti pasti menggangguku. Hahaha.

Wajib Berbahasa Indonesia
Konsep keluarga yang kami jalani tentu saja mementingkan agama. Lalu, cari sekolah yang bagus, harus bilingual, Inggris dan Indonesia. Aku bilang ke istri, boleh-boleh saja anak sekolah di sekolah bilingual, tapi syaratnya jangan minta aku bicara bahasa Inggris dengan mereka. Bagiku berbahasa Inggris dengan anak justru membuat hubungan kami enggak penuh kasih sayang. Karena bahasa Inggris buatku hanya untuk cari duit. Sedangkan dengan anak harus pakai bahasa yang aku cintai, belajar bahasa Indonesia dulu yang benar.

Ketika kecil aku enggak bicara Inggris, tapi setelah besar ya mengerti begitu saja. Terlalu berlebihan kalau di kafe atau mal, anak Indonesia bicara Inggris dengan orangtuanya. Tapi susah juga mau disekolahkan di sekolah negeri, istri tidak yakin, apakah anak-anak bisa tumbuh optimal. Ya, akhirnya aku serahkan ke istri saja.

Aku percaya pendidikan itu penting dan utama. Sekarang aku memikirkan sekolah anak-anak yang biayanya lebih mahal daripada ketika aku mengambil S2 di UI. Makanya aku bilang ke anak-anak, kalian harus pintar, belajar yang benar karena enggak gampang cari uang. Biaya di UI Rp 9 juta satu semester, sementara anak-anak tiap 3 bulan sekali Rp 5 juta.

Aku pernah merasakan ingin punya apa-apa tapi tidak ada. Sekarang aku punya kemampuan memberikan apa yang mereka inginkan. Tentu saja aku enggak mau mereka manja. Prinsipku kalau mereka mau sesuatu, harus melakukan sesuatu atau usaha untuk mendapatkannya. Misalnya, harus baca buku sampai habis. Jangan sampai mereka tahu apa yang dia mau bisa diperoleh, itu yang bahaya. Kalau enggak dapat, jatuhnya jadi korupsi

Baca juga: Alfito Deannova Ditunjuk Menjadi Moderator Debat ke-3 Cagub Pilkada DKI 2017

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta telah menetapkan Alfito Deannova Ginting sebagai moderator debat resmi ketiga Pilkada DKI 2017, Jumat (10/2)
Alfito Deannova Ginting Moderator ke-3 Debat Cagub Pilkada DKI 2017
Alfito Deannova Ginting Moderator ke-3 Debat Cagub Pilkada DKI 

“Kami memilih Alfito karena pasti dia independen, tidak terlibat pasangan calon manapun, dan sudah terbiasa membawa acara, host berbagai media” kata salah satu Anggota KPUD Jakarta Betty Epsilon di Jakarta, Kamis (2/2).

Pria kelahiran 17 September 1976 ini memulai karirnya sebagai jurnalis di Liputan6 SCTV sejak tahun 2000 hingga tahun 2007. Usai dari Liputan6 Alfito hijrah ke TvOne dengan memiliki acara sendiri yakni Alfito Show sampai tahun 2015. Keluar dari TvOne pada 2015 hingga kini Alfito bergabung dengan CNN Indonesia.

Kegiatan dalam menggeluti dunia media sudah Alfito lakukan sejak di bangku kuliah. Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi jurusan Akutansi Universitas Indonesia ini sudah menjadi penyiar Radio Suara Kejayaan 101.6 FM.

Setelah itu usai kuliah pada tahun 2000 Stasiun televisi SCTV menjadi jejak awal karir Alfito dalam dunia presenter. Di Liputan6 SCTV pengalamannya mulai terasah dari meliput meledaknya Bom Filipina sebagai liputan pertamanya di tahun 2000 sampai mengabarkan suasana genting transisi kepemimpinan nasional dari Abdurrahman Wahid kepada Megawati Soekarnoputri.

Selama 4 tahun di Liputan6 SCTV membuatnya di percayai menggawangi beberapa program seperti Dari Titik Nadir Korban Tsunami Aceh dan Program Khusus Pilpres, Selangkah ke Istana. Pada tahun 2007 Alfito lulus dari  pasca sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia.

Minatnya pada dunia akademik juga diwujudkannya dengan menjadi pengajar di sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Paramadina, Universitas Al-azhar Indonesia dan Universitas Pancasila. (DS/HG)

Apa kata Alfito Deannova Ginting tentang dirinya sendiri?

Baca : Autobiografi Alfito Deannova Ginting

LPDP EduFair, Pameran Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Edufair 2017 tengah berlangsung di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat. LPDP Edufair kali ini merupakan pameran ketiga sejak didirikan 5 tahun yang lalu.

 Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa dana LPDP yang disalurkan kepada para penerima beasiswa berasal dari pajak negara. Penerimaan pajak yang didapatkan pemerintah juga tidak mudah untuk didapatkan.
Sri Mulyani Indrawati Beasiswa LPDP
Menkeu Sri Mulyani Indrawati

 "Yang mendapatkan award dari scholarship LPDP anda dibayar uang pajak, di-collect rupiah demi rupiah uang pajak yang tidak mudah kita kumpulkan. Bukan dari langit, bukan dari sumur, hasil masyarakat Indonesia dan kita kumpulkan dengan susah payah," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2017).

 Sebagian penerimaan negara tersebut kemudian dimasukan ke dalam beasiswa LPDP yang diharapkan bisa membangun SDM Indonesia yang lebih baik lagi. Mereka yang sudah selesai menempuh pendidikan dengan fasilitas negara ini juga nantinya wajib mengabdikan dirinya di Indonesia.

 "Dengan senang hati menginvestasikan kepada anak-anak yang memiliki ide, cita-cita, idealisme bangun Indonesia ke depan dengan baik," kata Sri Mulyani. Jumlah pengunjung LPDP Edufair 2017 di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan hari ini dipadati lebih dari 16.000 orang.

LPDP Edufair 2017 digelar di tiga lokasi dengan tanggal berbeda, antara lain di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta Pusat, Airlangga Convention Center, Universitas Airlangga di Surabaya, dan Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Baca juga:
Sri Mulyani: LPDP Glontorkan Rp 2.5 triliun untuk Beasiswa Pendidikan Tinggi
- Begini Cara Mendapat Beasiswa LPDP EduFair
- Tips Mendapatkan Beasiswa LPDP dari Dirut LPDP Sendiri.

Pemerintah Indonesia mengelola Rp22,5 triliun dana untuk beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun ini. 

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa melalui LPDP ini? Jangan sampai ketinggalan. Begini caranya:
cara mendapatkan beasiswa lpdp
1. Akses Website LPDP EduFair 2017 di http://www.lpdpedufair.com 
2. Pilih menu registration kemudian pilih submenu visitor registration form. 
3. Silakan isi form yang tertera di halaman sesuai dengan data anda, dan pastikan data yang anda berikan adalah data yang benar, terutama nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email. 
4. Setelah data diisi, klik register. Akan ada pemberitahuan bahwa registrasi anda telah berhasil di halaman registrasi. 
5. Selanjutnya pihak penyelenggara akan mengirimkan undangan ke e-mail anda dalam 1X24 jam. Dan anda Wajib melakukan konfirmasi atas undangan tersebut. 

6. Setelah melakukan konfirmasi undangan, maka anda akan mendapatkan tiket acara LPDP Edu Fair 2017 dan wajib dibawa ke lokasi acara, baik dalam bentuk print out atau digital.


Bagaimana penulisan huruf  besar
Bagaimana penulisan huruf besar?
Ejaan Bahasa Indonesia (disingkat EBI) adalah ejaan bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 2015 berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Ejaan ini menggantikan Ejaan yang Disempurnakan. (wikipedia mengenai EBI)

1. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.

Misalnya:
Dia membaca buku.
Apa maksudnya?
Kita harus bekerja keras.
Pekerjaan itu akan selesai dalam satu jam.

2. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat setelah petikan langsung.

Misalnya:
Adik bertanya, “Kapan kita pulang?”
Bapak menasihatkan, “Berhati-hatilah, Nak!”
“Kemarin engkau terlambat,” katanya.
“Besok pagi,” kata ibu, “dia akan berangkat."

3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam kata dan ungkapan yang berhubungan dengan agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan.

Misalnya:
Islam
Quran
Kristen
Alkitab
Hindu
Weda
Allah
Yang Mahakuasa
Yang Maha Pengasih
Tuhan akan menunjukkan jalan kepada hamba-Nya.
Bimbinglah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.

4. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.

Misalnya:
Mahaputra Yamin
Sultan Hasanuddin
Haji Agus Salim
Imam Syafii
Nabi Ibrahim

b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.

Misalnya:
Dia baru saja diangkat menjadi sultan.
Pada tahun ini dia pergi naik haji.
Ilmunya belum seberapa, tetapi lagaknya sudah seperti kiai.

5. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan yang diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat yang digunakan sebagai pengganti nama orang tertentu.

Misalnya:
Wakil Presiden Adam Malik
Perdana Menteri Nehru
Profesor Supomo
Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian
Gubernur Jawa Tengah

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan atau nama instansi yang merujuk kepada bentuk lengkapnya.

Misalnya:
Sidang itu dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia.
Sidang itu dipimpin Presiden.
Kegiatan itu sudah direncanakan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Kegiatan itu sudah direncanakan oleh Departemen.

c. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak merujuk kepada nama orang, nama instansi, atau nama tempat tertentu.

Misalnya:
Berapa orang camat yang hadir dalam rapat itu?
Devisi itu dipimpin oleh seorang mayor jenderal.
Di setiap departemen terdapat seorang inspektur jenderal.
Siapakah gubernur yang baru dilantik itu?
Kemarin Brigadir Jenderal Ahmad dilantik menjadi mayor jenderal.

6. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang.

Misalnya:
Amir Hamzah
Dewi Sartika
Wage Rudolf Supratman
Halim Perdanakusumah

Catatan:
(1) Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama seperti pada de, van, dan der (dalam nama Belanda), von (dalam nama Jerman), atau da (dalam nama Portugal).
Misalnya:
J.J de Hollander
J.P. van Bruggen
H. van der Giessen
Otto von Bismarck
Vasco da Gama
(2) Dalam nama orang tertentu, huruf kapital tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata bin atau binti.
Misalnya:
Abdul Rahman bin Zaini
Ibrahim bin Adham
Siti Fatimah binti Salim
Zaitun binti Zainal

b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.

Misalnya:
mesin diesel
10 volt
5 ampere

7. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.

Misalnya:
Bangsa Eskimo, suku Sunda, bahasa Indonesia

b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa yang digunakan sebagai bentuk dasar kata turunan.

Misalnya:
Mengindonesiakan kata asing
Keinggris-inggrisan
Kejawa-jawaan

8. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari raya.

Misalnya:
Tahun Hijriah, tarikh Masehi, bulan Agustus bulan Maulid, hari Jumat, hari Galungan. hari Lebaran, hari Natal

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama peristiwa sejarah.

Misalnya:
Perang Candu
Perang Dunia I
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

c. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak digunakan sebagai nama.

Misalnya:
Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia.

9. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama diri geografi.

Misalnya:
Banyuwangi, Asia Tenggara, Cirebon, Amerika Serikat, Eropa Jawa Barat.

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur unsur nama geografi yang diikuti nama diri geografi.

Misalnya:
Bukit Barisan, Danau Toba, Dataran Tinggi Dieng, Gunung Semeru, Jalan Diponegoro, Jazirah Arab, Ngarai Sianok, Lembah Baliem, Selat Lombok, Pegunungan Jayawijaya, Sungai Musi, Tanjung Harapan, Teluk Benggala, Terusan Suez.

c. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama diri atau nama diri geografi jika kata yang mendahuluinya menggambarkan kekhasan budaya.

Misalnya:
Ukiran Jepara,  pempek Palembang, tari Melayu, sarung Mandar, asinan Bogor, sate Mak Ajad.

d. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama unsur geografi yang tidak diikuti oleh nama diri geografi.

Misalnya:
Berlayar ke teluk mandi di sungai.
Menyeberangi selat berenang di danau.

e. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama diri geografi yang digunakan sebagai penjelas nama jenis.

Misalnya:
Nangka belanda, kunci inggris, harimau sumatera, petai cina, pisang ambon.

10. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua unsur nama resmi negara, lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dan nama dokumen resmi, kecuali kata tugas, seperti dan, oleh, atau, dan untuk.

Misalnya:
Republik Indonesia, Departemen Keuangan, Majelis Permusyawaratan Rakyat, Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 1972, Badan Kesejahteraan Ibu dan Anak.

b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata yang bukan nama resmi negara, lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dan nama dokumen resmi.

Misalnya:
Beberapa badan hukum, kerja sama antara pemerintah dan rakyat, menjadi sebuah republik, menurut undang-undang yang berlaku.
Catatan:
Jika yang dimaksudkan ialah nama resmi negara, lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dan dokumen resmi pemerintah dari negara tertentu, misalnya Indonesia, huruf awal kata itu ditulis dengan huruf kapital.
Misalnya:
Pemberian gaji bulan ke 13 sudah disetujui Pemerintah.
Tahun ini Departemen sedang menelaah masalah itu.
Surat itu telah ditandatangani oleh Direktur.

11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dokumen resmi, dan judul karangan.

Misalnya:
Perserikatan Bangsa-Bangsa
Rancangan Undang-Undang Kepegawaian
Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial
Dasar-Dasar Ilmu Pemerintahan

12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, majalah, surat kabar, dan makalah, kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk yang tidak terletak pada posisi awal.

Misalnya:
Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma.
Bacalah majalah Bahasa dan Sastra.
Dia adalah agen surat kabar Sinar Pembangunan.
Ia menyelesaikan makalah "Asas-Asas Hukum Perdata".

13. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, dan sapaan yang digunakan dengan nama diri.

Misalnya:
Dr. doktor
S.E. sarjana ekonomi
S.H. sarjana hukum
S.S. sarjana sastra
S.Kp. sarjana keperawatan
M.A. master of arts
M.Hum. magister humaniora
Prof. profesor
K.H. kiai haji
Tn. tuan
Ny. nyonya
Sdr. saudara

Catatan:
Gelar akademik dan sebutan lulusan perguruan tinggi, termasuk singkatannya, diatur secara khusus dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 036/U/1993.

14. b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak digunakan dalam pengacuan atau penyapaan.

Misalnya:
Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
Dia tidak mempunyai saudara yang tinggal di Jakarta.

15. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata Anda yang digunakan dalam penyapaan.

Misalnya:
Sudahkah Anda tahu?
Siapa nama Anda?
Surat Anda telah kami terima dengan baik.

16. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama pada kata, seperti keterangan, catatan, dan misalnya yang didahului oleh pernyataan lengkap dan diikuti oleh paparan yang berkaitan dengan pernyataan lengkap itu. 

(Lihat contoh pada EYD pasal I B, I C, I E, dan II F15).

Baca juga: Pedoman Penulisan Tanda Baca Sesuai Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)

Penulisan tanda baca sesuai Ejaan Bahasa Indonesia
Penulisan Tanda Baca Sesuai Ejaan Bahasa Indonesia
Ejaan Bahasa Indonesia. Sejak tahun 2015 sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, ejaan ini (EBI) menggantikan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) (Wikipedia mengenai EBI)

Pedoman Penulisan Tanda Baca Sesuai Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)

Daftar isi

1 Tanda Titik (.)
2 Tanda Koma (,)
3 Tanda Titik Koma (;)
4 Tanda Titik Dua (:)
5 Tanda Hubung (-)
6 Tanda Pisah (–, —)
7 Tanda Elipsis (...)
8 Tanda Tanya (?)
9 Tanda Seru (!)
10 Tanda Kurung ((...))
11 Tanda Kurung Siku ([...])
12 Tanda Petik ("...")
13 Tanda Petik Tunggal ('...')
14 Tanda Garis Miring (/)
15 Tanda Penyingkat (Apostrof)(')

Tanda Titik (.)

1. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
Contoh:
Saya suka makan nasi.
Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru, harus diberi jarak satu ketukan.

2. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang.
Contoh:
Irwan S. Gatot
George W. Bush

Apabila nama itu ditulis lengkap, tanda titik tidak dipergunakan.
Contoh: Dwiki Halla

3. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan.
Contoh:
Dr. (doktor)
S.E. (sarjana ekonomi)
Kol. (kolonel)
Bpk. (bapak)

4. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih hanya dipakai satu tanda titik.
Contoh:
dll. (dan lain-lain)
dsb. (dan sebagainya)
tgl. (tanggal)
hlm. (halaman)

5. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu atau jangka waktu.
Contoh:
Pukul 7.10.12 (pukul 7 lewat 10 menit 12 detik)
0.20.30 jam (20 menit, 30 detik)
6. Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.
Contoh: Kota kecil itu berpenduduk 51.156 orang.

7. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.
Contoh:
Nama Ivan terdapat pada halaman 1210 dan dicetak tebal.
Nomor Giro 033983 telah saya berikan kepada Mamat.

8. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi maupun di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat.
Contoh:
DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)
SMA (Sekolah Menengah Atas)
PT (Perseroan Terbatas)
WHO (World Health Organization)
UUD (Undang-Undang Dasar)
SIM (Surat Izin Mengemudi)
Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional)
rapim (rapat pimpinan)

9. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia, satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang.
Contoh:
Cu (tembaga)
52 cm
l (liter)
Rp350,00

10. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan, atau kepala ilustrasi, tabel, dan sebagainya.
Contoh:
Latar Belakang Pembentukan
Sistem Acara
Lihat Pula

11. Tanda titik tidak dipakai pada pertengahan kalimat tanya. Apabila memakai tanda titik, maka kalimat sebelum titik menjadi kalimat pernyataan. Bentuk yang benar adalah dengan menggunakan tanda koma.
Contoh:
Kalau saya tidak membantu, bagaimana Anda dapat menyelesaikannya?

[next]

Tanda Koma (,)

1. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan.
Contoh: Saya menjual baju, celana, dan topi. [Catatan: dengan koma sebelum "dan"]
Contoh penggunaan yang salah: Saya membeli udang, kepiting dan ikan. [Catatan: tanpa koma sebelum "dan"]

2. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya, yang didahului oleh kata seperti, tetapi, dan melainkan.
Contoh: Saya bergabung dengan tim Independen, tetapi tidak aktif.

3a. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya.
Contoh:
Kalau hari hujan, saya tidak akan datang.
Karena sibuk, ia lupa akan janjinya.

3b. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat.
Contoh: Saya tidak akan datang kalau hari hujan.

4. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. Termasuk di dalamnya oleh karena itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu, akan tetapi.
Contoh:
Oleh karena itu, kamu harus datang.
Jadi, saya tidak jadi datang.

5. Tanda koma dipakai di belakang kata-kata seperti o, ya, wah, aduh, kasihan, yang terdapat pada awal kalimat.
contoh:
O, begitu.
Wah, bukan main.

6. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.
Contoh: Kata adik, "Saya sedih sekali".

7. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan alamat, (ii) bagian-bagian alamat, (iii) tempat dan tanggal, dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan.
Contoh:
Medan, 18 Juni 1984
Medan, Indonesia.

8. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.
Contoh: Lanin, Ivan, 1999. Cara Penggunaan Wikipedia. Jilid 5 dan 6. Jakarta: PT Wikipedia Indonesia.

9. Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki.
Contoh: I. Gatot, Bahasa Indonesia untuk Wikipedia. (Bandung: UP Indonesia, 1990), hlm. 22.

10. Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga.
Contoh: Rinto Jiang, S.E.

11. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.
Contoh:
33,5 m
Rp 10,50

12. Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.
Contoh: pengurus Independen favorit saya, Usada, pandai sekali.

13. Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat.
Contoh: Dalam pembinaan dan pengembangan bahasa, kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh.
Bandingkan dengan: Kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh dalam pembinaan dan pengembangan bahasa.

14. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru.
contoh: "Di mana Rex tinggal?" tanya Stepheen.

[next]

Tanda Titik Koma (;)


1. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.
Contoh: Malam makin larut; kami belum selesai juga.

2. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.
Contoh: Ayah mengurus tanamannya di kebun; ibu sibuk bekerja di dapur; adik menghafalkan nama-nama pahlawan nasional; saya sendiri asyik mendengarkan siaran pilihan pendengar.

Tanda Titik Dua (:)

1. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
Contoh:
Kita sekarang memerlukan perabotan rumah tangga: kursi, meja, dan lemari.
Fakultas itu mempunyai dua jurusan: Ekonomi Umum dan Ekonomi Perusahaan.

2. Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
Contoh:
Ketua                  : Axel
Wakil Ketua        : Putri
Sekretaris            : Helena
Wakil Sekretaris  : Michelle
Bendahara           : Tio
Wakil bendahara  : Dikel

3. Tanda titik dua dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan.
Contoh:
Usada : "Jangan lupa mengupdate konten Independen!"
Umar   : "Siap, Boss!"

4. Tanda titik dua dipakai (i) di antara jilid atau nomor dan halaman, (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab-kitab suci, atau (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan.
Contoh:
(i) Tempo, I (1971), 34:7
(ii) Surah Yasin:9
(iii) Karangan Ali Hakim, Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi, sudah terbit.

5. Tanda titik dua dipakai untuk menandakan nisbah (angka banding).
Contoh: Nisbah siswa laki-laki terhadap perempuan ialah 2:1.

6. Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan.
Contoh: Kita memerlukan kursi, meja, dan lemari.

[next]

Tanda Hubung (-)

1. Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang.
Contoh: anak-anak, berulang-ulang, kemerah-merahan
Tanda ulang singkatan (seperti pangkat 2) hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula, dan tidak dipakai pada teks karangan.

2. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal.
Contoh:

p-e-n-g-u-r-u-s
8-4-1973

3. Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan.
Bandingkan:
ber-evolusi dengan be-revolusi
dua puluh lima-ribuan (20×5000) dengan dua-puluh-lima-ribuan (1×25000).
Istri-perwira yang ramah dengan istri perwira-yang ramah

4. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (a) se- dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital; (b) ke- dengan angka, (c) angka dengan -an, (d) singkatan berhuruf kapital dengan imbuhan atau kata, dan (e) nama jabatan rangkap.
Contoh:
se-Indonesia
hadiah ke-2
tahun 50-an
ber-SMA
KTP-nya nomor 11111
sinar-X
Menteri-Sekretaris Negara

5. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing.
Contoh:
di-charter
pen-tackle-an

6. Tanda hubung digunakan menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris. 
Contoh:
Ayahku bekerja di rumah sa-
kit.

Guru itu sedang me-
nulis di depan kelas.

Tanda Pisah (–, —)

1a. Tanda pisah em (—) membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus di luar bangun kalimat.
Contoh: Independen.Net—saya harapkan—akan menjadi media berita terbesar.

1b. Tanda pisah em (—) menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih tegas.
Contoh:
Rangkaian penemuan ini—evolusi, teori kenisbian, dan kini juga pembelahan atom—telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta.

2a. Tanda pisah en (–) dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan atau di antara dua nama kota yang berarti 'ke', atau 'sampai'.
Contoh:
1919–1921
Medan–Jakarta
10–13 Desember 1999

2b. Tanda pisah en (–) tidak dipakai bersama perkataan dari dan antara, atau bersama tanda kurang (−).
Contoh:
dari halaman 45 sampai 65, bukan dari halaman 45–65
antara tahun 1492 dan 1499, bukan antara tahun 1492–1499
−4 sampai −6 °C, bukan −4–−6 °C

Tanda Elipsis (...)

1. Tanda elipsis dipakai dalam kalimat yang terputus-putus, misalnya untuk menuliskan naskah drama.
Contoh: Kalau begitu ... ya, marilah kita bergerak.

2. Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang dihilangkan, misalnya dalam kutipan langsung.
Contoh: Sebab-sebab kemerosotan ... akan diteliti lebih lanjut.

Jika bagian yang dihilangkan mengakhiri sebuah kalimat, perlu dipakai empat buah titik; tiga buah untuk menandai penghilangan teks dan satu untuk menandai akhir kalimat.
Contoh: Dalam tulisan, tanda baca harus digunakan dengan hati-hati ....

[next]

Tanda Tanya (?)

1. Tanda tanya dipakai pada akhir tanya.
Contoh:
Kapan ia berangkat?
Saudara tahu, bukan?
Penggunaan kalimat tanya tidak lazim dalam tulisan ilmiah.

2. Tanda tanya dipakai di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
Contoh:
Ia dilahirkan pada tahun 1683 (?).
Uangnya sebanyak 10 juta rupiah (?) hilang.

Tanda Seru (!)

Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, ataupun rasa emosi yang kuat.
Contoh:
Alangkah mengerikannya peristiwa itu!
Bersihkan meja itu sekarang juga!
Sampai hati ia membuang anaknya!
Merdeka!
Oleh karena itu, penggunaan tanda seru umumnya tidak digunakan di dalam tulisan ilmiah atau ensiklopedia. Hindari penggunaannya kecuali dalam kutipan atau transkripsi drama.

Tanda Kurung ((...))

1. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan.
Contoh: Bagian Keuangan menyusun anggaran tahunan kantor yang kemudian dibahas dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) secara berkala.

2. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan.
Contoh:
Satelit Palapa (pernyataan sumpah yang dikemukakan Gajah Mada) membentuk sistem satelit domestik di Indonesia.
Pertumbuhan penjualan tahun ini (lihat Tabel 9) menunjukkan adanya perkembangan baru dalam pasaran dalam negeri.

3. Tanda kurung mengapit huruf atau kata yang kehadirannya di dalam teks dapat dihilangkan.
Contoh:
Kata cocaine diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kokain(a)
Pembalap itu berasal dari (kota) Medan.

4. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu urutan keterangan.
Contoh: Bauran Pemasaran menyangkut masalah (a) produk, (b) harga, (c) tempat, dan (c) promosi.

Hindari penggunaan dua pasang atau lebih tanda kurung yang berturut-turut. Ganti tanda kurung dengan koma, atau tulis ulang kalimatnya.
Contoh:
Tidak tepat: Nikifor Grigoriev (c. 1885–1919) (dikenal juga sebagai Matviy Hryhoriyiv) merupakan seorang pemimpin Ukraina.
Tepat: Nikifor Grigoriev (c. 1885–1919), dikenal juga sebagai Matviy Hryhoriyiv, merupakan seorang pemimpin Ukraina.
Tepat: Nikifor Grigoriev (c. 1885–1919) merupakan seorang pemimpin Ukraina. Dia juga dikenal sebagai Matviy Hryhoriyiv.

Tanda Kurung Siku ([...])

1. Tanda kurung siku mengapit huruf, kata, atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. Tanda itu menyatakan bahwa kesalahan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli.
Contoh: Sang Sapurba men[d]engar bunyi gemerisik.

2. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.
Contoh: Persamaan kedua proses ini (perbedaannya dibicarakan di dalam Bab II [lihat halaman 35–38]) perlu dibentangkan di sini.
[next]

Tanda Petik ("...")

1. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain.
Contoh:
"Saya belum siap," kata Mira, "tunggu sebentar!"
Pasal 36 UUD 1945 berbunyi, "Bahasa negara ialah bahasa Indonesia."

2. Tanda petik mengapit judul syair, karangan, atau bab buku yang dipakai dalam kalimat.
Contoh:
Bacalah "Bola Lampu" dalam buku Dari Suatu Masa, dari Suatu Tempat.
Karangan Andi Hakim Nasoetion yang berjudul "Rapor dan Nilai Prestasi di SMA" diterbitkan dalam Tempo.
Sajak "Berdiri Aku" terdapat pada halaman 5 buku itu.

3. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus.
Contoh:
Pekerjaan itu dilaksanakan dengan cara "coba dan ralat" saja.
Ia bercelana panjang yang di kalangan remaja dikenal dengan nama "cutbrai".

4. Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung.
Contoh: Kata Tono, "Saya juga minta satu."

5. Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat.
Contoh:
Karena warna kulitnya, Budi mendapat julukan "Si Hitam".
Bang Komar sering disebut "pahlawan"; ia sendiri tidak tahu sebabnya.

Tanda Petik Tunggal ('...')

1. Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.
Contoh:
Tanya Basri, "Kau dengar bunyi 'kring-kring' tadi?"
"Waktu kubuka pintu depan, kudengar teriak anakku, 'Ibu, Bapak pulang', dan rasa letihku lenyap seketika," ujar Pak Hamdan.

2. Tanda petik tunggal mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan kata atau ungkapan asing.
Contoh: feed-back 'balikan'

Tanda Garis Miring (/)

1. Tanda garis miring dipakai di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.
Contoh:
No. 7/PK/1973
Jalan Kramat III/10
tahun anggaran 1985/1986

2. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata tiap, per atau sebagai tanda bagi dalam pecahan dan rumus matematika.
Contoh:
harganya Rp125,00/lembar (harganya Rp125,00 tiap lembar)
kecepatannya 20 m/s (kecepatannya 20 meter per detik)
7/8 atau 78
xn/n!

Tanda garis miring sebaiknya tidak dipakai untuk menuliskan tanda aritmetika dasar dalam prosa. Gunakan tanda bagi  ÷ .
Contoh: 10 ÷ 2 = 5.

Di dalam rumus matematika yang lebih rumit, tanda garis miring atau garis pembagi dapat dipakai.
Contoh:
  • xn/n!

3. Tanda garis miring sebaiknya tidak dipakai sebagai pengganti kata atau.

Tanda Penyingkat (Apostrof)(')

Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.
Contoh:
Ali 'kan kusurati. ('kan = akan)
Malam 'lah tiba. ('lah = telah)
1 Januari '88 ('88 = 1988)
Sebaiknya bentuk ini tidak dipakai dalam teks prosa biasa.

Baca juga : Pedoman Penulisan Huruf Kapital Sesuai Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)

Kabel straight

Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:


UTP RJ-45 STRAIGHT
UTP RJ-45 STRAIGHT


Diagram Kabel UTP RJ-45 Straight
Diagram Kabel UTP RJ-45 Straight

Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :

Menghubungkan antara computer dengan switch
Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan switch ke router
Menghubungkan hub ke router

Kabel cross over

Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan
ujung dua. Kabel cross over  digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
Gambar dibawah adalah susunan standar kabel cross over.

UTP RJ-45 CROSSOVER
UTP RJ-45 CROSSOVER

Diagram Kabel UTP RJ-45 CROSSOVER
Diagram Kabel UTP RJ-45 CROSSOVER

Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :

Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
Menghubungkan 2 buah switch
Menghubungkan 2 buah hub
Menghubungkan switch dengan hub
Menghubungkan komputer dengan router
Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.

Merawat kulit wajah bisa dilakukan di mana saja. Beberapa ahli kecantikan memberikan tips sederhana untuk membuat kulit wajah Anda sehat, cerah, bersinar dan mempesona. Apa saja?
kulit wajah cerah bersinar
Kulit Wajah Cerah dan Bersinar

1. Manfaatkan waktu senggang

Terjebak di kemacetan? Daripada berkeluh kesah, lebih baik manfaatkan waktu untuk perawatan wajah, misalnya memakai masker mata, mengoleskan serum dan sebagainya. Inilah yang dilakukan Francesca Fuso ahli kecantikan di New York City.  Maka itu, siapkan barang-barang perawatan wajah Anda di dalam tas kecil agar bisa dibawa ke mana pun Anda pergi. Barang-barang tersebut bisa hydrogen spray/hydrocortisone, masker wajah, atau sekedar kertas minyak, dan sebagainya.

2. Memijat wajah sendiri

Malas untuk berkaca karena melihat banyak kerutan di wajah? Tak perlu pergi ke tempat perawatan wajah jika Anda bisa melakukannya sendiri. Cara sederhananya adalah dengan memijat-mijat beberapa titik di wajah Anda yang meliputi bagian dalam alis, samping lubang hidung, dan ujung bawah tulang pipi. Selain itu, menurut salah satu dokter kulit di Los Angeles, Jessica Wu, jika Anda melakukan pijatan tersebut ke arah atas sambil menekannya selama 10 detik bisa membuat wajah Anda menjadi rileks dan kencang, lho!

3. Hindari air panas

Hindari mencuci wajah dengan menggunakan air panas karena bisa membuat kulit kering, begitu saran dari Elizabeth Tanzi, profesor bidang kecantikan di George Washington Medical Center.

4. Pastikan kulit tetap lembap

Tantangan bagi Anda yang sering bekerja terpapar sinar matahari dan terus menerus terkena AC adalah harus menghadapi kulit kering. Kulit yang kering membuat pori-pori Anda terus terbuka dan bisa terus membesar. Hal tersebutlah yang membuat kulit menjadi mudah alergi, iritasi, dan memicu peradangan jerawat dan flek pada wajah. Untuk mengecilkan pori-pori wajah, Anda bisa mengoleskan jeruk nipis atau campuran madu dengan putih telur pada wajah.
Untuk melembapkan, Anda dapat menggunakan masker alpukat, tomat, madu, ataupun lotion. Jaga kelembaban kulit wajah dengan memilih pembersih wajah yang cocok bagi kulit. Hindari pula mandi ataupun membasuh wajah dengan air panas/hangat karena akan sangat memicu keringnya kulit Anda.

5. Waspada bibir kering

Menurut Ellen Marmur, seorang dokter kulit asal New York, bibir kering merupakan penanda bahwa kelembapan tubuh Anda sedang menurun. Artinya, sudah waktunya Anda untuk lebih merawat kulit Anda secara rutin. Perawatan yang Anda lakukan bisa sesederhana menggunakan krim, lulur, ataupun masker.

6. Jangan lupa menggunakan tabir surya

Tabir surya adalah hal yang mutlak untuk digunakan, sebisa mungkin setiap hari. Utamanya gunakan tabir surya pada area leher, pundak, dan tangan terlebih dahulu karena area tersebut yang paling sering dan mudah terkena paparan sinar matahari. Untuk area wajah, cari tabir surya khusus wajah agar tidak merusak kulit. Pastikan pula tabir surya yang Anda gunakan memiliki vitamin atau SPF yang tinggi.

7. Hindari menggosok area mata

Seringkali tanpa sadar ketika kita sedih atau lelah, jari tangan bergerak menggosok area mata. Menggosok area mata berbahaya karena dapat mengganggu penglihatan akibat adanya benda asing/kotor yang seketika masuk ke mata. Menggosok mata juga bisa membuat mata Anda terlihat hitam. Karena itu, ketika Anda membersihkan maskara, jangan menggosoknya dengan keras, Anda   cukup menyekanya dengan lembut, kata Jeanine Downie, dokter kulit dari New Jersey.

8. Selalu minum air putih

Air putih memang banyak sekali manfaatnya. Bagi kulit, meminum air putih secara rutin akan membersihkan, mencerahkan dan menjaga kelembabannya. Jadi, jangan lupa  ataupun malas untuk meminum air putih, ya!

cuka apel
Gambar cuka apel
Bila cuaca dingin, tentunya menikmati semangkuk bakso bisa menjadi hiburan kuliner yang menarik. Untuk menambah kenikmatan rasa, biasanya beberapa orang menambahkan tetes cuka ke bakso yang sedang disantap. Bahkan ada yang menambahkan cuka ke dalam setiap makanannya, apapun menunya. Pertanyaannya, apakah hal ini aman untuk dilakukan?

Bahaya dari penambahan cuka ke dalam berbagai makanan, bergantung pada jumlah cuka. Jika digunakan berlebihan, dampak yang ditimbulkannya membahayakan tubuh.

Cuka, atau asam asetat, adalah senyawa kimia asam organik yang digunakan untuk menambah rasa asam dan aroma ke dalam makanan. Asam asetat memiliki karakteristik berbeda yang menentukan bahaya dari penggunaannya.

Asam asetat cair lebih aman untuk digunakan, sedangkan yang pekat memiliki bahaya cukup mengkhawatirkan. Cuka, dapat digunakan pada makanan karena termasuk dalam kategori asam asetat cair, yang tidak berbahaya jika dikonsumsi.

Ada yang berpendapat, penambahan cuka pada makanan tidak berbahaya, namun penting diketahui, jika yang digunakan adalah asam asetat yang lebih pekat, dampaknya bisa menyebabkan beberapa ganggungan. Misalnya masalah pencernaan, hingga meningkatnya keasaman darah yang bisa berujung pada kematian.

Untuk itu bijaklah dalam mengonsumsi cuka, karena jika dimakan sembarangan, bisa jadi membahayakan kesehatan organ pencernaan. Jika ingin mendapat rasa asam pada makanan, Anda bisa mengganti cuka dengan perasan lemon, jeruk nipis atau irisan mangga. Buah-buahan tersebut menjadi alternatif yang lebih aman bagi tubuh, selain juga mengandung antioksidan dan kaya akan vitamin C.


Digigit nyamuk tidak hanya membuat rasa gatal yang sangat, namun bekas luka gigitannya pun kerap sekali membuat penampilan kulit menjadi memerah / menghitam. Sehingga untuk memiliki kulit yang putih dan mulus, akan mengalami kendala jikalau bekas gigitan nyamuk tetap saja masih merusak kesehatan kulit. 

Bagi kebanyakan orang, biasanya seringkali memakai berbagai jenis obat anti-nyamuk yang sudah tersedia di pasaran. Namun terkadang tidak juga menjadikan nyamuk-nyamuk penghisap darah ini berhenti untuk mengganggu, Dan tetap berkeliaran mencari kesempatan dalam meluncurkan aksi gigitannya. Sehingga bekas-bekas noda merah pun juga mereka tinggalkan, dan pada akhirnya sedikit demi sedikit akan merusak kemulusan kulit pada tubuh.
nyamuk aides
Nyamuk Menggigit Ilustrasi

Untuk mengatasi agar bekas noda gigitan nyamuk ini bisa hilang secara efektif, ada cara yang cukup mudah untuk anda terapkan. Dimana anda bisa menyiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu, kemudian menerapkannya sebagai penghilang bekas gigitan nyamuk secara alami. Dengan begitu, kondisi kulit anda pun tidak sampai memburuk akibat gigitan Si kecil menyebalkan ini. 


Inilah beberapa cara untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan menggunakan bahan alami.

1. Teh Hijau
Teh hijau sangat diperkaya oleh kandungan antioksidan di dalamnya. Oleh karena itu, anda bisa juga menggunakan teh hijau sebagai bahan dasar untuk penghilang bekas gigitan nyamuk.

Caranya : Untuk langkah pertama, hendaknya anda terlebih dahulu menyeduh teh hijau ini dengan menggunakan air hangat dalam satu gelas. Kemudian diamkanlah selama selang waktu 10 menit. Selanjutnya anda usapkan air teh hijau di bagian kulit yang terdapat bekas luka akibat gigitan nyamuk tersebut. Selain itu, cara mudah ini juga bisa anda aplikasikan untuk menghilangkan jerawat yang mengganggu kulit tubuh, baik itu di bagian wajah maupun jerawat yang timbul di sekitar area punggung.

2. Lobak
Lobak  merupakan jenis tanaman yang hampir mirip dengan wortel, Yang mana cukup ampuh dalam mengatasi noda merah akibat gigitan nyamuk.  Oleh karena itu, anda bisa menggunakan tumbuhan ini untuk menumpas bekas gigitan nyamuk yang merusak penampilan kulit anda.

Caranya: Terlebih dahulu anda bisa menyiapkan sayur Lobak, kemudian memotongnya menjadi ukuran kecil. Selanjutnya rendamlah ke dalam susu dengan kurun waktu 30 menit. Setelah itu, irisan Lobak yang direndam tadi diusapkan pada bagian kulit tubuh yang terdapat bekas gigitan nyamuk. 

3. Kentang
Dalam urusan kecantikan kulit, kegunaan kentang juga sangat diakui oleh kebanyakan orang. Sehingga tidak salah bila anda memanfaatkan kentang ini untuk mengatasi bintik merah / hitam bekas gigitan nyamuk. 

Caranya : Anda bisa mengolah kentang ini dalam bentuk jus, kemudian hasil jus kentang yang sudah dibuat, Anda oleskan pada bagian kulit yang terdapat bekas gigitan nyamuk. Dengan begitu, anda bisa melihat efek pada kulit yang berubah menjadi putih kembali. Oleh karena itu, gunakan cara ini secara rutin sehingga bekas noda hitam akibat gigitan nyamuk menjadi hilang, serta kondisi kulit pun tampak putih dan bersih.

4. Lidah Buaya
Selain Lidah Buaya ini sangat berguna bagi pertumbuhan rambut kepala, Ternyata Lidah Buaya juga bisa digunakan sebagai bahan alami dalam menghilangkan bekas gigitan nyamuk. Dimana terjadinya iritasi pada kulit akibat gigitan nyamuk, dapat segera ditanggulangi secara efektif dengan tumbuhan ini.

Caranya : Siapkan Lidah Buaya secukupnya, kemudian oleskan gel Lidah Buaya ke area kulit yang terkena gigitan nyamuk. Kemudian diamkanlah selama beberapa menit, Lalu bilas dengan air hingga bersih. Dengan begitu, noda memerah / hitam di kulit yang ditimbulkan oleh gigitan nyamuk bisa segera hilang secara alami.

5. Lemon
Kandungan vitamin C pada Lemon juga merupakan antioksidan yang cukup kuat dalam menghilangkan bekas noda akibat gigitan nyamuk. Sehingga menggunakan Lemon ini juga sangat dianjurkan bagi anda yang terkena gatal gigitan nyamuk, Agar semua bakteri dari gigitan nyamuk tersebut bisa mati, serta mencegah terjadinya iritasi kulit. 

Caranya : Sediakan Lemon kemudian buatlah menjadi jus Lemon. Selanjutnya oleskanlah jus lemon ke bagian kulit yang terdapat bekas gigitan nyamuk, kemudian diamkanlah selama 10 hingga 15 menit. Setelah itu, Barulah anda bisa membilasnya dengan menggunakan air hingga bersih. Lakukan cara tersebut secara rutin, Sehingga bekas noda hitam dari gigitan nyamuk bisa hilang dan bersih kembali.

6. Kulit Pisang
Bagian kulit buah pisang juga tidak kalah khasiatnya bila dibandingkan dengan bagian daging pisang itu sendiri. Salah satu manfaatnya, yakni kulit pisang mampu dijadikan bahan alami penghilang bekas noda akibat gigitan nyamuk. Maka dari itu, Anda pun tidak perlu membuang kulit pisang, karena juga terdapat manfaat yang luar biasa di dalamnya.

Caranya : Sediakan kulit pisang, kemudian oleskanlah kulit pisang ini ke bagian kulit yang terkena gigitan nyamuk, lalu diamkanlah selama beberapa menit. Selanjutnya barulah anda bisa membilasnya dengan menggunakan air dingin. 

7. Bengkuang
Cara alami lainnya yang bisa anda terapkan untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk, yakni dengan menggunakan bengkuang sebagai bahan alaminya. Yang mana pada bengkuang sendiri memiliki kemampuan untuk menghilangkan flek hitam / merah akibat digigit nyamuk. 

Caranya : Terlebih dahulu anda menyiapkan satu buah bengkuang, Kemudian haluskanlah bengkuang tersebut dengan menggunakan blender. Jika sudah dihaluskan, Usapkanlah bengkuang tersebut pada area kulit yang terdapat bekas gigitan nyamuk. Diamkan selama beberapa menit dan bilas dengan air hingga bersih.

8. Kulit Semangka
Biji dan buah semangka memang sangat berguna bagi kesehatan tubuh. Akan tetapi tak berhenti dari situ saja, Bahkan bagian kulit semangka ini juga bisa anda gunakan sebagai penghilang bekas luka atau noda akibat gigitan nyamuk. Maka dari itu, Janganlah membuang kulit semangka, tetapi gunakanlah sebagai olesan bahan alami untuk kulit anda. 

Caranya : Oleskan kulit semangka pada bagian kulit yang hitam / merah karena gigitan nyamuk. Setelah itu, coba anda diamkan selama beberapa menit, kemudian bilaslah dengan menggunakan air dingin hingga tampak bersih. Lakukan cara ini secara berulang hingga bekas noda gigitan nyamuk tersebut bisa bersih secara alami.

9. Madu
Memang cukup dikenal akan khasiat madu di dunia kecantikan kulit. Dimana madu juga memiliki kemampuan sebagai bahan alami penghilang bekas noda merah / hitam akibat gigitan nyamuk. 

Caranya : Sediakan madu secukupnya, Lalu oleskan madu ke bagian area kulit yang terdapat noda hitam tersebut. Kemudian diamkan selama beberapa menit, Lalu bilas dengan air hingga bersih.

10. Bawang Merah
Bawang merah memiliki kandungan anti - bakteri yang cukup berguna untuk mengobati luka akibat gigitan nyamuk. Bahkan, bekas luka pada gigitan nyamuk tersebut juga bisa dihilangkan dengan tumbuhan rempah ini.

Caranya : Sediakan satu siung bawang merah, kemudian kupas kulit bawang merah tersebut, Lalu oleskan pada bagian kulit yang terdapat bekas noda akibat gigitan nyamuk. Setelah itu diamkanlah selama beberapa menit, dan bilas dengan air hingga bersih.

11. Bawang Putih
Layaknya Bawang merah, Bawang putih pun juga memiliki kandungan anti – bakteri di dalamnya. Nah untuk memanfaatkan bawang putih sebagai penghilang bekas gigitan nyamuk, Anda bisa mengiris bawang putih tersebut, kemudian mengoleskan pada bagian kulit yang terdapat flek akibat gigitan nyamuk. Selanjutnya diamkan beberapa saat, lalu bersihkan dengan air. Dengan begitu, Bekas gigitan nyamuk yang anda alami akan segera teratasi

menjaga kulit awet muda
Menjaga Kulit Agar Kulit Awet Muda

Menjaga kulit agar awet muda pada dasarnya adalah menjaga menjaga kulit tetap kenyal. Kulit yang kenyal adalah kulit elastis yang lembab. Bagaimanakah menjaga kulit tetap elastis dan lembab?

1. Janganlah mandi terlalu sering lebih dari 2 kali sehari.
2. Jangan mandi memakai air hangat. Apabila terpaksa memakai air hangat, bilaslah dengan air dingin agar pori-pori kulit menutup lebih cepat.
3. Pakailah sabun mandi yang lembut.
4. Aplikasikan toner pada wajah memakai kapas pada pagi, sore, atau hendak berpergian dan sebelum memakai makeup, dan ketika hendak tidur.
5. Terakhir, oleskan minyak zaitun tipis-tipis pada wajah dan tangan sebelum tidur setelah memakai toner.

Semoga berguna.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget