Independen.Net

Portal Berita Independen

Articles by "Djarot"

Ahok Djarot Megawati jelang debat

Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tak hadir saat pasangan yang diusungnya di Pilgub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat tampil dalam debat nanti malam. Dia menugaskan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto untuk datang ke debat yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan itu.

Meski tak hadir ke debat, Mega menitipkan pesan untuk Ahok. "Pesan Ibu (Megawati), Pak Ahok tampil apa adanya," kata Hasto kepada wartawan, Rabu (12/4/2017).

Mega, kata Hasto, juga berpesan agar Ahok menyampaikan sejumlah program yang saat ini sudah dirasakan manfaatnya oleh warga DKI. Seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang membuat warga DKI Jakarta tak risau lagi soal biaya pendidikan.

Ada juga program Kartu Jakarta Lansia (KJL) dan pembangunan sejumlah masjid dan tempat ibadah lainnya. "Itu yang disampaikan Ibu (Megawati)," kata Hasto.

Ahok dan Djarot akan menjalani sesi debat pamungkas malam ini. Dia akan beradu gagasan dengan kandidat pasangan cagub-cawagub DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Debat akan berlangsung di Hotel Bidakara Jakarta Selatan mulai pukul 19.30 WIB selama dua jam dan dibagi menjadi enam sesi.

Melalui panggung debat nanti malam para kandidat akan memaparkan program-programnya dan warga DKI bisa menentukan siapa
gubernur pilihannya. Catat tanggal mainnya dan jangan sampai ketinggalan!  <ind>

Ahok Djarot KH. Said aqil Siradj PBNU
Ahok bersama ketua umum PBNU KH. Said Aqil Siradj 10/04/2017

Jakarta
- Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj mengatakan pihaknya tidak dapat memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon di Pilkada DKI. Said Aqil mengaku hanya bisa mendoakan pasangan calon, termasuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

"PBNU nggak bisa mendukung-dukung. Yang dukung nanti PKB, PPP. (Kalau) mendoakan boleh," kata Said Aqil saat bertemu dengan Ahok-Djarot di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Kramat, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).

Said Aqil mendoakan Ahok-Djarot selalu sehat dan tetap dalam lindungan Tuhan YME. Tak lupa, Said juga mendoakan agar Ahok-Djarot sukses dunia-akhirat dan ikut berperan menjaga PBNU.

"Mudah-mudahan Ahok-Djarot sehat, dimuliakan dan pilkada damai. Sukses dunia-akhirat dan mampu jaga PBNU," ujar Said.

Sementara itu, Ketum PPP Djan Faridz, yang ikut hadir, mengatakan pertemuan di kantor PBNU hanya silaturahmi. Djan menegaskan tidak ada dukungan dari PBNU kepada pasangan tersebut.

"Pertemuan ini sebetulnya tidak lebih tidak kurang silaturahmi antara calon dan PBNU. Dan ini menegaskan bahwa PBNU tidak mendukung calon, karena ini adalah politis," ujar Djan seusai pertemuan.

Namun, menurut Djan, PBNU mengizinkan anggotanya mendukung salah satu pasangan cagub-cawagub.

"Kita tidak omong politik. Kita yang penting semua 69 persen warga nahdliyin Ahlisunnah Waljamaah, itu yang penting. Kita cinta damai, kita cinta Rasulullah, kita selalu membuat Maulid. Kita selalu memperingati 7 hari, termasuk 40 hari, 100 hari, dan seribu hari (kematian). Kita selalu menghormati makam-makam ulama besar. Itulah Ahlisunnah Waljamaah. Jadi kita cinta damai," ujar Djan.

Karena itu, Djan menegaskan, pihaknya tidak ingin agama digunakan untuk kepentingan yang menyimpang. Islam yang diajarkan di Indonesia, menurutnya, adalah Islam yang damai, bukan Islam yang radikal atau yang suka memfitnah dan membohongi.

"Semua orang yang kita doakan untuk mendapatkan kebaikan, untuk mendapatkan cinta dari Allah SWT. Dan kita selalu meminta, doakan, supaya mereka semua diberi surga oleh Allah SWT," tutur Djan. <>

Istighotsah PBNU Jakarta
Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj pada Istighotsah.


Jakarta - Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj menyebut isu SARA dalam Pilkada DKI Jakarta hanya bersifat sesaat. Isu ini diyakini Said Aqil akan hilang sendirinya setelah gelaran pilkada usai.

"Habis pilkada juga selesai (isu SARA). Itu cuma isu sesaat," kata Said Aqil saat bertemu cagub-cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Kramat, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).

Said meminta agar masyarakat Jakarta lebih dewasa dan berpikir matang. Persatuan dan kesatuan, lanjut Said, menjadi hal yang penting untuk dijaga.

"Mari kita dewasa, berpikir matang, dan utamakan persatuan dan kesatuan," tuturnya.

Said lantas bicara Islam Nusantara yang diajarkan oleh Abdurrahman Wahid alias Gus Dur berbeda dengan Islam yang diajarkan di negara Timur Tengah. Karena itu, Said ingin ada pilkada yang damai, tertib, dan lancar bagi warga DKI.

"Islam Nusantara itu beda dengan Islam di Timur Tengah. Agar pilkada ini damai, tertib, lancar, bermanfaat bagi semua warga Jakarta," ujarnya. <ind>

twweter AAgym protes Ahok


Independen.Net, - Video iklan yang menayangkan kampanye Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mendapatkan protes dari masyarakat. Salah satunya Abdullah Gymnastyar.

Dalam akun twitternya @aagym ia memprotes keras iklan kampanye yang menyudutkan umat Islam. Ia bahkan menuliskan protesnya dengan huruf kapital.

"Pak AHOK saya PROTES KERAS video kampanye yang sangat menyudutkan umat Islam. Ini fitnah yang sangat kotor dan keji" tulisnya pada Senin (10/4).

Ia juga menegaskan umat Islam tidak pernah mengatakan ganyang Cina sekalipun berjuta umat Islam berkumpul.

"Tak pernah kami mengatakan ganyang Cina sekalipun berjuta umat Islam berkumpul, bahkan kami menghormati,, mengapa membut video fitnah ini?" tulis Aa Gym.

Sebelumnya, pasangan Ahok-Djarot mengeluarkan iklan kampanye. Iklan tersebut menggambarkan aksi demonstrasi dan sweeping yang dilakukan oleh orang berpeci. Dalam iklan tersebut juga ditulis 'gayang cina' dan narasi sebagai berikut;

Saudara-saudaraku, seluruh warga jakarta. Waktu sudah mulai mendekat. Jadilah bagian dari pelaku sejarah ini dan akan kita tunjukan bahwa negara pancasila benar-benar hadir di jakarta.

Kita juga akan tunjukan bahwa Bhinneka Tunggal Ika benar-benar bukan hanya jargon tapi sudah membumi di Jakarta.

Siapapun kalian, apa agama kalian, apa suku kalian, darimana asal usul kalian, saudara-saudara semua semua adalah saudara kita sebangsa dan setanah air dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Jangan tanyakan darimana kau berasal. Jangan tanyakan apa agamamu. Tapi tanyakan apa yang telah kau perbuat untuk Jakarta <ind>

Djarot Saiful Hidayat
Djarot di Penggilingan, Cakung, Jaktim, Selasa  4/4/2017

Independen.Net - "Terima kasih ya, terima kasih. Dan yang saya suka sekarang Pak Romi dan Pak Djan dukung nomor 2," Kata Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat di RW 09, Penggilingan, Cakung, Jaktim, Selasa (4/4/2017).

Seperti diketahui, saat ini PPP masih mengalami dualisme kepengurusan, yaitu kepengurusan Djan Faridz dan Romi. Masing-masing pun mengklaim sebagai kepengurusan yang sah. Romi memegang SK dari Kemenkum HAM, sementara Djan berpegangan pada putusan Mahkamah Agung.

Sebelumnya, Djarot, yang juga Ketua DPP PDIP, berharap kubu Romi dan Djan melakukan islah setelah keduanya memiliki sikap yang sama. Namun semuanya bergantung pada kedua belah pihak.

"Itu tergantung pada kedua belah pihak. Tapi kita berharap, apabila bisa bersatu, akan lebih baik lagi," kata Djarot seusai acara HUT 17 Banteng Muda Indonesia di Jalan Cianjur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/3) lalu.

Sementara itu Romi pun mengucapkan terima kasih atas harapan yang dilontarkan oleh Djarot. Islah, ujar Romi, bukan hanya menjadi harapan Djarot, tapi juga seluruh kader PPP. Karena itu, Romi juga berharap Djarot bisa ikut ambil bagian dalam usaha islah PPP.

PPP kubu Romahurmuziy (Romi) berharap Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat ikut berpartisipasi dalam proses islah PPP. Mendengar pernyataan tersebut, Djarot merasa sangat terhormat jika diminta ikut dalam proses islah.

"Kalau begitu saya merasa terhormat. Untuk bisa membantu menjembatani supaya islah. Supaya menjadi satu," ungkap Djarot. <ind>


Baca juga: PKB dukung Ahok-Djarot


<>

Djarot dan Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas
Djarot dan Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas di Pulogebang 4/4/2017
Independen.Net - Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Hasbiallah Ilyas menemani Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat ketika blusukan di Pulogebang. Hasbi mengatakan sudah sejak lama mengenal sosok mantan Wali Kota Blitar.

"Saya kenal dengan beliau dari dulu. Kita sama-sama dari kampung, beliau selalu ingat dengan masyarakat," kata Hasbiallah di RT 03/RW 08 Pulogebang, Jakarta Timur, Selasa (4/4/2017).

Di periode pertama, PKB adalah partai pendukung Agus-Sylvi. Dengan ikut blusukan, Hasbi berharap pendukung Agus-Sylvi di sana beralih mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

"Mudah-mudah di wilayah RW sini yang dahulu Agus-Sylvi menang di sini kita gantikan dengan Pak Djarot," kata Hasbi.

Hasbi pun optimistis bahwa nanti pasangan Ahok-Djarot bisa unggul 90 persen di RW 08, Pulogebang, Jaktim.

"Harus menang 90 persen ini, Pak Djarot di sini (RW 08)," tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat terlihat ditemani oleh Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) DKI PKB Hasbiallah Ilyas saat blusukan di Pulogebang. Djarot menyebut Hasbiallah Ilyas sudah sering menemaninya ketika blusukan.

"Sudah beberapa kali (saat blusukan) saya ditemani oleh Pak Hasbi," ungkap Djarot di Jl Sentra Primer RT 03/RW 08, Pulogebang, Cakung, Jaktim, Selasa (4/4). <ind>

Baca juga: PPP Kubu Romi dan Djan Dukung Ahok-Djarot

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget